Australia Trip: Random Breath Testing

Oktober 2015. Sore itu, saya, Trav dan Asri sedang menuju The Royston, pub yang ada di River Street, Richmond, Melbourne. Tiba-tiba mobil yang dikendarai Trav dihentikan oleh polisi.

Wah, ada razia, toh? Begitu pikir saya saat itu. Trav pun mengikuti aba-aba polisi untuk mengarahkan mobilnya ke pinggir jalan. Seorang polisi wanita menghampiri Trav. Tadinya saya pikir, dia akan meminta surat-surat seperti yang biasa dilakukan oleh polisi-polisi di Indonesia saat menghentikan mobil di tengah jalan.

Tapi ternyata bukan itu yang diminta polisi tersebut. Dia meminta Trav untuk bernapas melalui sebuah alat. Selesai Trav memberikan napasnya, polisi tersebut mengecek alatnya. Tidak lama, dia pun mengucapkan terima kasih dan meminta kami pergi.

Belum pernah melihat hal tersebut, saya pun meminta penjelasan Trav. Rupanya itu adalah tes pernapasan yang dilakukan secara random kepada pengendara. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa para pengendara tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obat terlarang saat sedang berkendara.

Jadi nggak boleh minum alkohol sama sekali kalau sedang menyetir? "Boleh. Tapi kadar alkohol di dalam darah nggak boleh lebih dari 0,05. Kalau kadarnya masih 0,05 atau di bawah itu, pasti akan dilepaskan sama polisi," jawab Trav.

Jangan tanya saya bagaimana kita bisa tahu apakah kita sudah melebihi batas tersebut atau belum saat minum alkohol. Karena saya nggak mengerti ;p Tapi satu hal yang saya tahu Australia sangat tegas untuk urusan pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obat terlarang. 

"Kalau kadar alkoholnya lebih dari batas yang dibolehkan, akan langsung disuruh turun dari mobil saat itu juga," lanjut Trav. Yap, karena membawa mobil saat mabuk bukan hanya membahayakan diri sendiri tapi juga orang lain.

Tapi yang saya dan Asri bingungkan adalah kenapa mereka melakukan tes tersebut di sore hari (saat itu sekitar pukul 5 sore). Memangnya ada ya, orang sudah mabuk di sore hari?

Update 20 Mei 2016
Pada 7 Mei lalu, saya mengalami kejadian serupa. Ketika dalam perjalanan dari Geelong menuju Torquay, mobil yang dikemudikan Trav dihentikan oleh petugas. Seperti yang sebelumnya, Trav pun lolos random breath testing ini. Selain dia orang yang sangat bertanggungjawab, dalam arti dia tidak akan membawa kendaraan dalam pengaruh alkohol, saat itu pun baru menjelang jam 11.30. Siapa juga yang mau mabuk-mabukan di jam segitu?


Trav sedang menghembuskan napas ke alat yang disodorkan petugas

Find me at:
LINE: @psl7703h
Instagram: yanilauwoie
Twitter: yanilauwoie

YouTube: yanilauwoie

Blog Sebelumnya:

Share:

0 komentar